Hujroh - Forum Pesantren Indonesia Alumni Pesantren Indonesia Forum      Misi Hujroh
 

Main juga kesini sul:
The Ghurfah Kisah Sukses Alumni Alumni di Luar Negeri Bisnis Online Hikayah fi Ma'had Railfans Dunia Pesantren Ekonomi Islam
Forum  Hujroh  Tentang Hujroh 
Istilah di Pondok Modern Gontor
Pages: [1]

(Read 11702 times - 1 votes) 
  

Admin

  • Administrator
  • Abadan fi Ma'had
  • ***
  • Admin No Reputation.
  • Join: 2013
  • Posts: 2592
  • Logged
Istilah di Pondok Modern Gontor
« on: 03 Jun, 2016, 10:57:14 »


Sul : Konsul panggilan seperti bro, berasal dari kata konsulat, namun berkembang untuk kata panggil siapapun santri lain yang tidak dia tau namanya.
Konsulat : biasanya tempat berkumpulnya santri dari masing2 wilayah yg telah ditentukan
Sroh : berasal dari kata usroh, artinya saudara bisa jadi pengganti sul, pertama kali denger dari Panji Aprianto dan Qnoy
Pek : sebutan, sama seperti sul, tidak diketahui sejarah sebutannya tapi cukup populer
Ndes : sebutan juga sama seperti sul, hanya sedikit yang menggunakannya, disinyalir berasal dari kata ndeso
kum : sebutan juga sama dengan sul, juga sama sama sedikit penggunanya, berasal dari kata qum, atau bangun!
cing : sebutan juga, sama dengan sul, paling sedikit penggunanya, paling sering disebut oleh Ichsan "encek" Hamidi konsul Palembang
Marhalah : angkatan, biasanya memiliki brand identity sendiri berupa warna.
Markampret : sebutan sebagian santri untuk marhalah, biasanya diucapkan oleh para BM
Mabtun : sakit perut/mules/ekspresi luar biasa atas kekocakan sesuatu
Sina gondok : ngeselin
Sina klonteng : ngeselin
sina daudoh : bikin masalah
golat : bandel
tanjif : bersih bersih tapi istilah ini lebih sering digunakan ketika ngabisin makanan teman, lebih sering dilafalkan dengan tanjip bukan tanjif
abu tanjif : para aktifis tanjif
tasji ghonam : kegiatan motivasi formalitas yang dilakukan mudabir
tasji malaikat : sama dengan tasji ghonam
baydoh har : salah satu menu makanan favorit, telur bumbu bali berwarna merah dengan bahan utama telur ayam rebus
mahkamah : waktu pengadilah, momen yang cukup menakutkan untuk anggota dan juga mudabir
Tajammu : makan bareng, mubah tapi ilegal di pondok, memakan makanan dalam satu tempat biasanya nampan atau koran atau majalah...
marosim : waktu dimana bagian keamanan mengumpulkan santri yang terlambat dan bisa berakhir tidak bagus bagi yang kurang beruntung
taksifi : santri yang masuk PM selepas SMP, banyak yang bilang kurang ittifaq atau kadang lebih mementingkan diri sendiri
taksipet : sebutan lain dari taksifi
kopat : kobis sipat
sina har : ngeselin
baqoyat : mudabir yang diangkat belakangan, yang sebelumnya masuk spesies proletar
proletar : kelas 5 dan 6 yang tidak terangkat menjadi mudabir atau oppm, banyak yang menganggap mereka mengenaskan
tanjim : kemampuan berfantasi dalam menjawab soal ujian ketika memang sang santri tidak lagi memiliki jawaban yang benar dari pertanyaan yang tertulis.
Eding : ada yang mengatakan berasal dari kata adding, atau penambahan, yaitu penambahan waktu tidur di pagi hari. sangat merusak citra santri ketika dilanjutkan di masa libur di rumah.
Musib : adalah hal terburuk bagi oknum santri ketika pelaku ketahuan melakukan kegiatan ilegal dan ditakdirkan tertangkap operasi tangkap tangan keamanan.
Kittun : umpatan yang diperhalus
Jangkrik : umpatan yang diperhalus
Kaslan : males
yughdob : dimarahi
Mujidin : istilah santri yang tidak berhasil naik kelas
Bani Mujidin : biasa disingkat dengan BM yang merupakan kelompok dari santri yang tinggal kelas
Ala Dawam : santri yang keluar dari PM karena tidak betah atau ada masalah lain
makrunah : mie instan, sebuah makanan yang murah lagi mewah bagi santri, biasa dihidangkan dengan dalwun, bagi santri yang sudah senior dan memiliki diwan, biasanya menggunakan heater
dalwun : ember, bisa buat mencuci juga membuat makrunah dan air yang ada launuhu. biasanya kalau ada proyek pengecatan pondok, dalwun bekas cat 5 liter sering diincar santri karena cukup kompak ukurannya.
dolal : menyesatkan, biasanya diawali dari yahanu yastati
yahanu jiddan : kata yahanu sebagian santri memahaminya dengan arti sok bisa, tapi yahanu jiddan terjemahan bebasnya berari belagu
ngepet : bisa berarti santri yang dianggap sangat bakhil jiddan juga bisa menjadi laqob untuk pengurus yang kelewat killer
ittifaq : solider, kompak
doror : berbahaya, membahayakan.
sukut sukut doror : diam diam menghayutkan
iqob : punishmet, atau hukuman, biasanya diperoleh setelah musib
tauqi jiddar : hukuman pasca musib yang terbilang ringat tapi cukup merepotkan berupa tanda tangan di bagian qismul amni
goiru mafhum : ga paham atau ga jelas
goma : singkatan goiru mafhum
summa limaza : terus kenapa?
sum lim : singkatan summa limaza
qodim jiddan : lama banget, ekspresi verbal yang diucapkan ketika telah lama menunggu
sina qodim : bikin lama, kasian yang namanya Qodim
sina : bikin, membuat, dari kata sonaa
ijtima : berkumpul / meeting, kegiatan pertemuan yang sangat sering diadakan di pondok, sebagian santri sangat bosan dengan ijtima
rois : ketua
taqsim : bagi, bisa menjadi pengganti tanjif juga
goiru muaddab : tidak beradab atau sangat tidak sopan
mafi akhlak : sama dengan goiru muaddab
‘Adi ; kelas biasa (asal dari SD/MI)
Abu Naum ; istilah bagi yang suka tidur
Anadzofah ; (nilai) kebersihan
Berlin : Bagian Kebersihan Lingkungan
CLI ( central of language improvement ), anggota CLI alias asisten pembantu bagian bahasa alias orang-orang pilihan yang memiliki kemampuan lebih dalam penguasaan arab dan inggris di antara sesama santri alias memiliki mental " komitmen " menggunakan bahasa resmi serta menegakkan disiplin bahasa santri ( maaf banyak aliasnya ). Anggota drama ( mungkin yang dimaksud anggota kelompok/club teater santri ) Kelompok ini menurut pengamatan saya, beranggotakan individual-individual yang memiliki kepercayaan diri luar biasa di atas rata-rata ukuran santri Gontor, kepercayaan diri disini maksudnya percaya diri untuk tampil dan berekspresi, percaya diri untuk mengeluarkan ide-ide segar kapan dan dimanapun saja..anggota pramuka ( mungkin yang pak didik maksud, pasukan khusus ( pasus ) koordinator kepramukaan atau pasus tiap-tiap regu/kelompok bentukan koordinator kepramukaan..anak-anak pasus memiliki loyalitas luar biasa terhadap kelompoknya, satu sama lain berjibaku untuk memajukan regunya. Setiap rabu malam, mereka berkumpul dengan anggota pasus lain merancang pionering dengan desain yang harus berbeda dari minggu-minggu sebelumnya, jika desain pionering regunya sama dengan desain minggu sebelumnya atau sama dengan regu lain, berarti bunuh diri, miskin kreatifitas dan kemunduran...Maka tidak heran secara fisik anggota pasus always langsing hehehe..soalnya tiap minggu mereka harus bekerja mendesain pionering terhitung sejak sore kemudian dilanjutkan setelah pukul 22.00 ( waktu istirahat ) sampai selesai batas maksimal pukul 02.00 ( biasanya ), ditambah dengan latihan-latihan tambahan yang menguras energi dan pikiran. sekian pengamatan subjektif saya) (Ust. Khoirul Fata)
Costum House ; pemeriksaan barang
Dakwah ; panggilan
DAROJAH HAIBAH : “SEPEDA KERAMAT " jenis sepeda "unto" ( bahasa jawanya ), sudah tidak ditemui lagi dipasaran sangking langkanya, dalam negeri 5 menara sepeda ini disebut sebagai " KUDA HITAM ", bagi sebagian santri menyebutnya sebagai " DAROJAH HAIBAH " ...( darojah = sepeda, haibah = kewibawaan ), mungkin maksudnya kendaraan yang akan memberikan aura kewibawaan bagi pengendaraanya,seperti mobil presiden dengan plat RI, dsb..:D. Mayoritas santri gontor punya keinginan bisa " mencicipi " sepeda ini lengkap dengan aksesoris yang lazimnya dipakai oleh setiap pengendaranya. Aksesoris tersebut adalah 1) jas rapi 2) sajadah rapi ( biasanya d bahu kanan ) 3) peci rapi/bersih plus ) muka yang disetting sesuai citra " kewibawaan " bahkan diserem-seremin/ditegang-tegangin untuk memberi efek psikologis bagi siapa saja yang berpapasan dengannya...Selain memberikan citra " kewibawaan " bagi pengendaranya, sepeda ini dipercaya memiliki kekuatan " magis " ( hehehehe ), ketika sepeda ini diparkir oleh bagian keamanan depan masjid, maka otomatis santri-santri yang saat itu berangkat ke masjid akan membentuk jalur sendiri menjauhi tempat sepeda tersebut diparkir, jika sepeda ini kebetulan ditemui di depan asrama, maka dipastikan penghuni asrama yang bersangkutan sedang menerima " musibah "...dimana saja sepeda ini diparkir dengan posisi tertentu, memberi pesan/sinyal kepada siapa saja yang menemuinya untuk " tidak membuat masalah/tidak melanggar disiplin " seakan sepeda ini mampu berdialog dengan siapa saja yang ditemuinya... (Ust. Khoirul Fata)
Darsul Masa ; belajar sore
El-istirqo adalah asisten pengurus bagian bahasa pusat atau sering disebut CLI ( Central of Language Improvement ). el-istirqo, keanggotaannya bersifat eksklusif, artinya tidak semua santri bisa masuk dalam kelompok ini. Mereka yang bisa be...rgabung dalam kelompok istirqo adalah santri-santri pilihan kelas 2 - 4 yang mempunyai penguasaan bahasa arab dan inggris lebih baik dibanding santri-santri seangkatannya. Mereka membantu pengurus bagian bahasa pusat, seperti menyebarkan kosakata bahasa arab dan inggris pilihan ke asrama-asrama, menjadi contoh ideal santri gontor dalam penguasaan bahasa arab & inggris, disamping dituntut menjadi rujukan teman-teman seangkatannya tentang seluk beluk bahasa arab dan inggris. Ketika ada event-event international selain jambore dunia, maka santri-santri el-istirqo mengantongi tiket mendapat prioritas utama sebagai utusan pondok mengikuti event-event internasional. (Ust. Khoirul Fata)
Firos ; kasur ; alas tidur
Ghosob ; pinjam barang tanpa izin : pencurian kecil
Grandong : Mobil Sampah
I’qob ; dihukum
Ijtima : Perkumpulan
Imtihan Akhir Tsanah ; ujian ahir tahun
Imtihan Awwal Tsanah ; ujian awwal tahun
Jariyu Shobah ; lari pagi
Jayid ; nilai rata-rata antara 7,0 – 7,9
Jayid Jidan ; nilai rata-rata antara : 8,0 – 8,9
Jundi ; potong rambut biasanya akhir ujian kelas lima
Kasful Hudur ; absen
Kibar ; dewasa
Kudama ; anak lama
Mafsul ; dipulangkan sementara ; skor
Mahfudzot ; kata-kata mutiara ; kata-kata hikmah
Mahkamah ; sidang pelanggaran
Makbul ; nilai rata-rata antara : 6,0 – 6,9
Makhluk ; dibotak
Mankul ; pindah pondok
Dhoif Jiddan ; nilai rata-rata antara : 1,0 – 3,9
Dhoif : nilai rata-rata antara 4,0 – 5,9
Masrufat ; iuran
Matrut : diusir
Mudabir : pengurus rayon
Muhadloroh : latihan pidato
Mumtaz : (nilai) rara-rata nilai antara : 9,0 – 10,00
Muroja’ah ; ulangan tengah semester
Musamahah ; masa tenang
Muwadzobah ; (nilai) budi pekerti
Muwajah : belajar malam
Natijah ; nilai
Proletar : kaum tersingkirkan, istilah sadisnya di pondok " insan ghoiru musta'mal " ( manusia tidak bisa digunakan) gelar "pro" otomatis memberikan beban psikologis, karena dia selalu dipandang sebelah mata oleh juni...or-juniornya. gelar "pro" biasanya menimpa pada santri yang selama hidupnya kurang aktif dan produktif dalam mengikuti kegiatan pondok atau aktif tetapi tidak memiliki koneksi sesama mitra angkatan. Tetapi bukan berarti mereka yang pro tidak berhasil/sukses di masyarakat, karena biasanya kaum "pro", menyimpan obsesi/ambisi kuat untuk keluar dari kutukan "pro" setelah menjadi alumni, dengan cara mengikuti kegiatan apa saja di luar, dan berusaha tampil semaksimal mungkin, se-PeDe mungkin melampaui kepedean yang ada, menggandakan etos kerja, profesional menjalankan tugas, guna melesat ke posisi-posisi yang strategis dalam berbagai organisasi/kelompok/golongan dan sejenisnya. Ketika sampai pada posisi yang bisa dikatakan "sukses" mereka biasanya akan tampil lebih percaya diri khsusnnya ketika berkumpul dengan teman-teman seangkatannya dulu, bahkan berani berteriak " kesuksesan saya saat ini karena status proletar saya selama di pondok ". (Ust. Khoirul Fata). anak2 proletar angkatan sy dulu punya satu kalimat yg sangat inspiratif "Proletar is not everything but without proletar Graduate is nothing" ya... krn ada teman2 pro inilah sebuh angkatan besar ada. sedikit saya koreksi, mereka bukan tdk. kepake tp karena jumlah anak2 angkatan begitu besar, ambil contoh angkatan sy 2005 ada 900-an, tentu tdk semua terpilih d OPPM. sehingga ada yg tdk jd pengurus, tp jgn kawatir mereka masih jd pengurus di organisasi lain, semacam Club, pengurus asrama, dll. ya setingkat Gubernurlah kalo d Negara. nah yang d OPPM pusat tentu setara presiden dan Menteri. (Ust. Syukran Abdullah)
Qismul Amn ; keamanan
Ri’ayah ; pengasuhan santri
Rihlah : Perjlanan/Studi Tour
Riyadloh ; olah raga
Rohah ; pulang istirahat
Ruju’ ; pulang
Ruju’ Aladawam ; pulang selamanya
Shigor ; kecil
Suluk ; (nilai) akhlak
Sunduk ; lemari
Syafawi ; ulangan lisan
Tabsis : Tabungan siswa
Tajamu ; makan bersama
Takhriri ; ulangan tulis
Taksipi ; kelas intensif / asal SMP/MTs
Tamarrodh : alias pura-pura sakit
Tasji ; nasihat
Tauqi ; tanda tangan
Tobur ; antri
Utlah : liburan
Yahannu Masygull : sok sibuk
 

yang punya istilah lain tambahin aja sul, terutama istilah dari pondok putri atau pondok alumni lain seperti mawaddah dll buat perbendeharaan kita kartini
 :keren:
« Last Edit: 04 Jun, 2016, 08:33:49 by Admin »

Admin

  • Administrator
  • Abadan fi Ma'had
  • ***
  • Admin No Reputation.
  • Join: 2013
  • Posts: 2592
  • Logged
Re: Istilah di Pondok Modern Gontor
« Reply #1 on: 04 Jun, 2016, 08:55:44 »
reserved buat update sul

arifluqman682

  • Qudama
  • *
  • arifluqman682 No Reputation.
  • Join: 2016
  • Posts: 125
  • Logged
Re: Istilah di Pondok Modern Gontor
« Reply #2 on: 12 Sep, 2016, 19:14:11 »
maujud kaman sul istilah akhor sul  :lambai:.


MUKIDI : Musa'id KIsmu DIyafah

Admin

  • Administrator
  • Abadan fi Ma'had
  • ***
  • Admin No Reputation.
  • Join: 2013
  • Posts: 2592
  • Logged
Re: Istilah di Pondok Modern Gontor
« Reply #3 on: 01 Jan, 2017, 10:35:08 »
maujud kaman sul istilah akhor sul  :lambai:.


MUKIDI : Musa'id KIsmu DIyafah

 :ngakak-abis: