Hujroh - Forum Pesantren Indonesia Alumni Pesantren Indonesia Forum      Misi Hujroh
 

Main juga kesini sul:
The Ghurfah Kisah Sukses Alumni Alumni di Luar Negeri Bisnis Online Hikayah fi Ma'had Railfans Dunia Pesantren Ekonomi Islam
Forum  Hujroh  The Ghurfah 
STUDI TENTANG NILAI PRODUKTIVITAS PRIMER DI PANGURURAN PERAIRAN DANAU TOBA
Pages: [1]

(Read 20 times)   

liaapri

  • Abadan fi Ma'had
  • ***
  • liaapri No Reputation.
  • Join: 2020
  • Posts: 579
  • Logged

PENDAHULUAN

   Latar Belakang


Lebih kurang tiga perempat bagian dari permukaan bumi tertutup air. Dari segi ekosistem kita dapat membedakan air tawar, air laut, dan air payau. Dari ketiga ekosistem perairan tersebut, air laut dan air payau merupakan bagian yang terbesar, yaitu lebih dari 97%. Sisanya adalah air tawar yang justru dibutuhkan oleh manusia dan banyak jasad hidup lainnya untuk keperluan hidupnya (Barus, 2004, hlm: 2).

Danau Toba merupakan danau terluas di Indonesia yang banyak dimanfaatkan masyarakat sebagai daerah tujuan wisata. Menurut informasi dari masyarakat setempat, di Pangururan ini terdapat suatu terusan danau yang digali oleh pihak kolonial Belanda pada masa penjajahan yang digunakan untuk jalur perkapalan. Kemudian dibangun Jembatan untuk menghubungkan ke pulau Samosir yang dikenal dengan Tanah Ponggol. Pangururan merupakan kabupaten dari pulau samosir yang popoulasi penduduknya sangat tinggi dan di daerah ini terdapat berbagai macam aktivitas masyarakat, sehingga dapat mengakibatkan perubahan terhadap kondisi ekosistem perairan. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya limbah domestik yang masuk ke badan air dan juga banyaknya tumbuhan air yang menutupi permukaan air. Pada umumnya danau tersebut dijadikan masyarakat sebagai sumber air untuk mencuci, tempat pemeliharaan ikan dalam keramba, dan juga sebagai sumber air minum yang disalurkan melalui Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Berbagai aktivitas masyarakat tersebut akan mempengaruhi faktor fisik dan kimia ekosistem danau yang salah satunya adalah produktivitas primer. Produktivitas primer merupakan hasil dari proses fotosintesis fitoplankton dan tumbuhan air dimana di dalam air akan dihasilkan senyawa organik dan oksigen yang sangat dibutuhkan olah organisme akuatik.
 
Produktivitas primer adalah laju pembentukan senyawa organik yang kaya energi dari senyawa anorganik. Energi yang diperlukan agar ekosistem perairan dapat berfungsi hampir seluruhnya bergantung pada aktivitas fotosintesis tumbuhan yang salah satunya adalah fitoplankton. Fotosintesis hanya dapat berlangsung bila intensitas cahaya yang sampai ke suatu sel alga lebih besar daripada suatu intensitas tertentu. Hal ini berarti bahwa fitoplankton yang produktif hanya terdapat pada lapisan air teratas dimana cahaya cukup bagi berlangsungnya fotosintesis. Semua tumbuhan mengandung klorofil agar dapat berfotosintesis, kadar  klorofil  dalam suatu volume air tertentu merupakan suatu ukuran bagi biomassa tumbuhan yang terdapat di dalam air. Banyaknya  klorofil  yang  terdapat dalam  tumbuhan  bergantung   pada waktu dan intensitas cahaya matahari (Nybakken, 1992, hlm: 54).

Nilai produktivitas primer sangat dipengaruhi oleh konsentrasi klorofil a, intentensitas cahaya matahari, dan faktor fisik kimia lainnya serta faktor biologi (kelimpahan fitoplankton). Sampai sejauh ini informasi mengenai produktivitas  primer di Pangururan Perairan Danau Toba masih belum diketahui, sehingga perlu dilakukan penelitian di lokasi tersebut.



   Permasalahan


Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimanakah produktivitas primer di Pangururan perairan Danau Toba dan korelasinya terhadap faktor fisik-kimia dan faktor biotik.



1.3. Tujuan Penelitian


Adapun tujuan dari penelitian ini adalah:
a.   Untuk mengetahui nilai produktivitas primer di Pangururan Perairan Danau Toba.
b.   Untuk mengetahui hubungan antara faktor abiotik (fisik-kimia) dan biotik (kelimpahan fitoplankton) perairan terhadap nilai produktivitas primer di Pangururan Perairan Danau Toba.
 
   Hipotesis


a.   Terdapat perbedaan nilai produktivitas primer pada setiap lokasi penelitian dan juga pada setiap kedalaman.
b.   Terdapat korelasi antara faktor abiotik (fisik-kimia) dan faktor biotik (kelimpahan fitoplankton) dengan nilai produktivitas primer


   Manfaat Penelitian


a. Memberikan informasi mengenai tingkat produktivitas primer di Pangururan Perairan Danau Toba.
a. Memberikan informasi bagi instansi atau pihak terkait mengenai pengaruh faktor fisik-kimia perairan terhadap nilai produktivitas primer.