Hujroh - Forum Pesantren Indonesia Alumni Pesantren Indonesia Forum      Misi Hujroh
 

Main juga kesini sul:
The Ghurfah Kisah Sukses Alumni Alumni di Luar Negeri Bisnis Online Hikayah fi Ma'had Railfans Dunia Pesantren Ekonomi Islam
Forum  Hujroh  The Ghurfah 
STUDI TENTANG NILAI PRODUKTIVITAS PRIMER DI PANGURURAN PERAIRAN DANAU TOBA
Pages: [1]

(Read 17 times)   

liaapri

  • Abadan fi Ma'had
  • ***
  • liaapri No Reputation.
  • Join: 2020
  • Posts: 579
  • Logged

BAHAN DAN METODA




   Waktu dan Tempat


Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Pebruari 2009 di perairan Danau Toba di daerah Kecamatan Pangururan Kabupaten Toba Samosir. Daerah Pangururan ini merupakan daerah yang ditempati oleh jumlah penduduk yang padat. Di perairan Pangururan ini terdapat berbagai aktivitas masyarakat seperti persinggahan kapal, PDAM, pasar tradisional dan perairan ini juga digunakan oleh masyarakat sebagai sumber air minum dan sebagai objek wisata.



   Deskripsi Area Stasiun I
Stasiun ini tertletak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Toba Samosir yang secara geografis terletak pada 02o37’14.4”LU dan 098o40’31.5”BT. Daerah ini merupakan jatuhan air belerang dari bukit dan juga merupakan daerah objek wisata.


 
b.   Stasiun II


Stasiun ini tertletak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Toba Samosir yang secara geografis terletak pada 02o36’21.2”LU dan 098o41’26.5”BT. Daerah ini merupakan daerah penangkaran ikan (keramba) dan banyak terdapat tumbuhan eceng gondok (Eichornia sp.)

c.   Stasiun III


Stasiun ini terletak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Toba Samosir yang secara geografis terletak pada 02o35’56.4”LU dan 098o42’10.9”BT. Daerah ini merupakan daerah PDAM  dan  banyak  terdapat  tumbuhan  eceng  gondok (Eichornia sp.)


 
d.   Stasiun IV


Stasiun ini tertletak di Kecamatan Pangururan Kabupaten Toba Samosir yang secara geografis terletak pada 02o34’1.01”LU dan 098o41’23.2”BT. Daerah ini merupakan daerah kontrol yang tidak terdapat aktivitas.


   Metoda Penelitian


Penelitian dilaksanakan pada bulan Pebruari 2009. Penentuan lokasi dilakukan dengan metode “Purposive Random Sampling”, yaitu dengan menentukan empat stasiun pengamatan. Pengambilan sampel dilakukan pada tiga kedalaman yaitu pada permukaan (0 meter), kedalaman 4 meter, dan kedalaman 8 meter dengan masing- masing kedalaman dibuat 2 ulangan pada setiap stasiun pengamatan. Pengambilan sampel pada setiap kedalaman ini didasarkan pada batas penetrasi cahaya yaitu pada kedalaman 8 meter.



   Pengukuran Nilai Produktivitas Primer


Pengukuran produktivitas primer dilakukan dengan menggunakan metode botol Winkler. Botol Winkler yang digunakan adalah botol terang dan botol gelap.
 
Masing-masing botol tersebut diberi label dan ditandai dengan kedalaman serta ulangannya. Untuk memperoleh sampel air dari kedalaman 4 meter dan 8 meter dilakukan dengan menggunakan lamnot. Sampel air yang diperoleh kemudian dimasukkan kedalam botol winkler kemudian ditutup rapat dan dilakban. lalu diikat dengan tali dimana ukuran tali disesuaikan berdasarkan kedalaman setiap masing- masing sampel. Sebelum perendaman botol dilakukan, DO awal masing-masing sampel setiap kedalaman harus dihitung terlebih dahulu. Perendaman botol-botol winkler dimulai pada pukul 09.00WIB hingga pukul 12.00WIB. Setelah 6 jam lamanya, botol-botol yang sudah direndam diangkat kembali kemudian diukur nilai DO akhir dan dihitung nilai produktivitas primernya.



   Pengukuran konsentrasi Klorofil a


Untuk pengukuran konsentrasi klorofil a, sampel air diambil sebanyak  1000 ml dari setiap kedalaman 0 meter, 4 meter, dan 8 meter pada keempat stasiun pengamatan. Kemudian sampel air dibawa ke laboratorium dan diukur konsentrasi klorofil a dengan  menggunakan  spektrofotometer.  Bagan  kerja  terlampir  (Lampiran F).