Hujroh - Forum Pesantren Indonesia Alumni Pesantren Indonesia Forum      Misi Hujroh
 

Main juga kesini sul:
The Ghurfah Kisah Sukses Alumni Alumni di Luar Negeri Bisnis Online Hikayah fi Ma'had Railfans Dunia Pesantren Ekonomi Islam
Forum  Alumni & Pesantren  Daftar Pesantren di Jawa Barat 
Profil Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir Coblong Bandung
Pages: [1]

(Read 30 times)   

anon

  • Suyukhul Ma'had
  • *
  • anon No Reputation.
  • Join: 2020
  • Posts: 376
  • Logged


Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir Bandung ialah pesantren mahasiswa yang mempunyai rancangan pemberian ruhiyah sekalian tempat pemondokan untuk mahasiswa mukmin. Pesantren ini ialah pesantren mahasiswa di Kota Bandung serta di dalamnya ada para mahasiswa dari bermacam kampus di Kota Bandung semacam Polman, ITB, ITENAS, UIN Bandung, ST LIKMI, UPI, Politeknik LP3I, Unpad, UPI, Unikom, STIE Ekuitas, Unisba, serta Institut Manajemen Telkom. Para santrinya sendiri lumayan heterogen sebab berawal dari bermacam provinsi di Indonesia semacam Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, NTT, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatra Selatan, Jakarta, Banten, serta Jawa Barat.

Dengan cara kelembagaan, Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir tidak terpaut dengan ormas keimanan manapun semacam NU, Muhammadiyah, serta Benar. Tidak terpaut partai politik manapun. Tidak terpaut dengan Alqaida, Jamaah islamiyah, FPI, HTI, NII, LDII, Kammi, HMI serta lain- lain. Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir terletak di dasar koordinasi MUI Kota Bandung serta Unit Agama Kota Bandung.

Pondok Pesantren Miftahul Khoir dibuat oleh seorang yang memiliki ikatan amat akrab dengan para malim serta pesantren, beliau merupakan K. H. Ahmad Umar. Atas dasar kesukaan beliau kepada malim serta pesantren, kesimpulannya beliau mendirikan pesantren yang di cita–citakannya. Penaruhan batu awal pembangunan Pondok Pesantren Miftahul Khoir dicoba oleh K. H. Choer Affandi( Arahan Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya) bersamaan dengan bulan Muharram 1402 H/ 1985 M. Pada dini pembangunan pesantren itu, luang dihadiri oleh para alim malim serta figur warga, semacam K. H. Ateng Izzudin( Pondok Pesantren Pulosari Limbangan), K. H. Ruhimat( DKM Al- Amin), K. H. Jumaeli( Pondok Pesantren Miftahul Jannah Ciburial), H. Ahmad Hudori, H. Ahmad Nasruddin, Drs. H. Hudaya( Kabag. Kesra. Kota Bandung) serta sebagian figur yang lain. Yang berperan bagaikan Badan Nadzir Pondok Pesantren Miftahul Khoir antara lain Drs. K. H. AF Ghazali, S. H( Pimpinan MUI Kota Bandung), K. H. Hasan Amirudin( Arahan Pondok Pesantren Cikuya Cicalengka), K. H. Ateng Izzudin( Arahan Pondok Pesantren Pulosari Limbangan), K. H. Ahmad Rifa’ i, S. E( Dosen UNPAD), Drs. H. Asep Ahmad Djaelani M. M, H. Ayi Ahmad Syafe’ i S. E, H. Didi Rojul Ulum, H. Qadarusman serta H. Iwan Ahmad Rohiwan S. T.

Pondok Pesantren Mifathul Khoir ditetapkan pada tahun 1987, berbarengan dengan aktivitas kolokium dengan tema“ Pesantren Mengalami Tantangan Era”. Dalam kegiatan peresmian itu, dihadiri sebagian figur antara lain K. H Abdurrahman Satu( Gusdur) bagaikan juru bicara, serta moderatornya Drs. Djalaluddin Rakhmat( Dosen UNPAD), Drs. Fahmy Lukman( Dosen UNPAD). Bagaikan MC ialah Drs. K. H Bukhori Mukmin( MUI Kec. Coblong), serta yang menyelenggarakan kegiatan kolokium itu merupakan K. H Ahmad Rifa’ I, S. E( Dosen UNPAD). Dalam kegiatan peresmian pesantren serta kolokium itu dihadiri kurang lebih seribu jama’ ah yang tiba dari bermacam wilayah. Perihal ini membuktikan hendak kesukaan warga kepada pesantren.

Nama Miftahul Khoir diserahkan oleh K. H. Choer Affandi. Pada dini berdirinya Pesantren Miftahul Khoir, pesantren ini didesain bagaikan suatu pesantren salafi( konvensional). Buat awal kali, pengerjaan Pesantren Miftahul Khoir dipercayakan oleh K. H. Ahmad Umar bagaikan penggagas pesantren serta K. H. Endin Afendi( Pondok Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Tasikmalaya) bagaikan penjaga pesantren bersama Drs. Fahmy Lukman pada tahun 1987. Durasi itu Pesantren Miftahul Khoir sudah mempunyai santri lebih dari 200 orang, bagus yang bermukim atau yang tidak bermukim, serta sepanjang itu pula teratur diadakan pengajian. Pengajian teratur itu banyak diiringi oleh figur warga semacam Ustadz Cecep, Ustadz Ahmad Juandi serta tokoh- tokoh yang lain. Hendak namun kala K. H. Endin Afendi alih dari Pesantren Miftahul Khoir ke Langgar Darul Ulum Legok Kiris pada tahun 1992 serta K. H. Endin Afendi meninggal pada tahun 1994 terjadilah era peralihan Kyai. Serta buat sedangkan pesantren dipegang oleh Drs. Fahmy Lukman, serta pesantren luang hampa sebab tidak mempunyai penjaga.

Situasi ini mendesak K. H. Ahmad Umar mencari pengganti K. H. Endin Afendi( alm) ialah Drs. K. H. Djalaluddin Asy- Syatibi yang pada durasi itu sedang jadi staff guru di Pondok Pesantren Sumber Bandung buat mau jadi penjaga Pondok Pesantren Miftahul Khoir. Animo warga kota Bandung durasi itu tidak sangat besar kepada pesantren, alhasil kemajuan pesantren tidak penting. Sebab mayoritas santri yang ta’ lim durasi itu merupakan santri kalong( hilir- mudik ke rumah) serta kebanyakan yang turut ta’ lim merupakan para mahasiswa, alhasil pada tahun 1994 terdapat desakan buat mengganti Pondok Pesantren Miftahul Khoir yang salafi berganti jadi Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir. Jadi, dengan cara sah Pondok Pesantren Mahasiswa Miftahul Khoir diawali pada tahun 1994. Pada dini berdiri itu, yang berperan bagaikan penjaga awal merupakan Drs. K. H. Djalaluddin Asy- Syatibi, sedangkan yang jadi badan assatidz pesantren merupakan K. H. Hafidzin, Ustadz. Saiful Islam Mubarok Lc, K. H. Abdullah Gymnastir( Daarut Tauhiid), serta K. H. Hasbullah( Darul Hikam).

Bersamaan berjalannya durasi, pada tahun 2004 pada dikala Drs. K. H. Djalaluddin Asy- Syatibi jadi penjaga PPM Miftahul Khoir, beliau tersaring jadi badan DPR, alhasil kepemimpinan pesantren hadapi era peralihan. Kemudian dengan cara aktivis diserahkan pada Yayasan Miftahul Khoir yang kepengurusannya dipandu oleh Ir. Harun Djuned, Ph. D serta badan pengajar sekalian bagaikan penyandang anggaran dipegang oleh Drs. H. Asep Ahmad Djaelani, M. M yang pada dikala itu berprofesi bagaikan sekretaris wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Pihak Yayasan Miftahul Khoir setelah itu menunjuk Ustadz Ajil Yumna Al- Qurthuby dari Pondok Pesantren Barkatul Huda Manonjaya, Tasikmalaya bagaikan Penjaga PPM Miftahul Khoir hingga saat ini. Dalam penerapan kewajiban kesehariannya dalam mengurus pesantren, Ustadz Ajil Yumna dibantu oleh regu assatidz ialah Drs. K. H. Anwar Nur Yamin( alumni PP Sukamanah), K. H. Hafidizin( alumni PP Miftahul Huda), Drs. K. H. Ahmad Sauban, Ustadz Bambang Triyono, M. Ag, Ustadz Hilman Miftahurrojak S. Ag( alumni PP Cipasung), Ustadz Nasirul Haq( alumni PP Barkatul Huda), Ustadz Musthofa Lengkap serta para asatidz yang lain.

Pada tahun 2010, PPM Miftahul Khoir sah membuka registrasi buat santri putri. Dikala awal kali dibuka, santri putri berjumlah 3 orang saja. Tahun selanjutnya, jumlah santri putri nyaris menggapai kapasitas maksimal asrama. Serta hingga saat ini, PPM Miftahul Khoir sedang lalu menyambut mahasiswi buat jadi santri.

SISTEM PENDIDIKAN
Durasi berlatih di PPM Miftahul Khoir dicocokkan dengan agenda tradisi kuliah para santri( yang mayoritas mahasiswa) dengan periode 2 kali ta’ lim dalam satu hari ialah sehabis maghrib hingga jam separuh 9 serta ba’ da shubuh hingga jam 6 pagi. Para santri dibagi jadi 3 kategori ialah kategori I’ daad, Ibtida’ serta Wustho. Modul ta’ lim yang dianjurkan mencakup amatan mengenai aqidah, fiqih, akhlaq, ilmu aturan bahasa arab, ilmu Al- Qur’ an, sirah nabawiyyah serta praktek- praktek kehidupan Islami. PPM Miftahul Khoir berpedoman konsisten pada aqidah asy’ ariyah serta fiqih syafi’ iyah. Kitab- kitab yang dianjurkan antara lain Tijan Dharori, Safinatun Najah, Arba’ in Nawawi, Berita(radio) Aqidah Islamiyah( lapisan K. H. Choer Affandi), Fathul Qorib, Jurumiyah, Imrithi, Kaylani, Mukhtarul Ahadits, Tafsir Ibnu Abbas, Ta’ limul Muta’ allim dan lain- lain.

PENDIDIKAN
Pendidikan Formal
SMA IT Miftahul Khoir

Pendidikan non Formal
1. Tahfidzul Qur’an
2. Madrasah Diniyah

EKSTRAKURIKULER
1. Tahfidzul Al-Qur'an
2. Kajian Kitab
3. Seni Hadrah/Marawis
4. Paduan Suara
5.Seni Musik
6.Khitobah
7.Ziarah

FASILITAS
1. Asrama (4 ikhwan dan 2 akhwat)
2. Masjid
3. Aula
4. Tempat parkir motor dan mobil
5. Sarana olahraga (Futsal, Volly, Badminton & Basket)
6. Jaket almamater
7. Kemeja almamater
8. Kamar mandi
9. @wifi.id & Indischool

ALAMAT
Jl. Tubagus Ismail VIII No.60, Dago, Kecamatan Coblong, Kota Bandung, Jawa Barat 40135