Hujroh - Forum Pesantren Indonesia Alumni Pesantren Indonesia Forum      Misi Hujroh
 

Main juga kesini sul:
The Ghurfah Kisah Sukses Alumni Alumni di Luar Negeri Bisnis Online Hikayah fi Ma'had Railfans Dunia Pesantren Ekonomi Islam
Forum  Alumni & Pesantren  Daftar Pesantren di Yogyakarta 
MTs SUNAN PANDANARAN SLEMAN YOGYAKARTA
Pages: [1]

(Read 61 times)   

hujrohmin

  • Capel
  • *
  • hujrohmin No Reputation.
  • Join: 2021
  • Posts: 1
  • Logged
MTs SUNAN PANDANARAN SLEMAN YOGYAKARTA
« on: 29 Sep, 2021, 09:43:52 »

Dear pembaca, yuk intip pondok pesantren yang satu ini, pondok pesantren MTS sunan pandanaran. Buah jatuh tidak sempat jauh dari pohonnya. Begitu peribahasa Melayu yang melukiskan terdapatnya keakraban karakter serta mutu seorang dengan nenek moyangnya. Nah, jika kita memandang garis aluran KH. Mufid Abang’ ud, peribahasa Melayu itu kelihatannya tidak salah. KH. Mufid ialah generasi ke- 14 dari Sunan Pandanaran, orang tua Allah yang mengedarkan Islam di wilayah Tembayat, Klaten, Jawa Tengah, atas perintah Sunan Kalijaga. Sebab besarnya pelayanan dia dalam penyebaran Islam, banyak orang yang berpikiran kalau kunjungan ke kuburan Orang tua Songo belum lah sempurna bila tidak melawat kuburan Sunan Pandanaran( Sunan Bayat).

KH. Mufid berazam buat meneruskan keagungan Islam pendahulunya dengan mendirikan suatu pondok yang setelah itu dia namakan Madrasah Sunan Pandanaran. Semenjak berdirinya sampai saat ini, pondok ini telah mengecap banyak alumni yang berkecimpung dalam ajakan islamiyah di bermacam wilayah. KH. Mufid sendiri lahir di Solo, Jawa Tengah, pada tahun 1928, bersamaan dengan hari Ahad Legi 25 Ramadhan. Dia ialah putra kedua dari 7 berkeluarga. Ramanda dia bernama Ajengan Ali Abang’ ud yang saat ini makamnya terletak di lingkungan kuburan Golo Balai Bayat, Klaten.

Memandang garis generasi KH. Mufid itu bisa ditentukan kalau dia berkembang dalam area keluarga yang agamis. Di sisi memperoleh edukasi keimanan langsung dari orang berumur, pembelajaran dasar KH Mufid ditempuh di Perguruan Ibtidaiyah Manbaul‘ Ulum, agen Solo. Badan pembelajaran Islam ini dibuat oleh Pakis Buwono X. Serta kala KH Mufid memanjar pembelajaran di situ, perguruan itu diurus oleh KH. Sofwan. KH. Mufid mengenyam pembelajaran dasar di Manbaul‘ Ulum sepanjang 5 tahun, ialah mulai tahun 1937 sampai 1942. Setelah itu, pada tahun 1942 pula, dia nyantri di Madrasah Krapyak, Yogyakarta. Tahun itu bersamaan dengan 7 bulan sehabis kehadiran angkatan kolonial Jepang di Indonesia. 3 tahun setelah itu, ialah tahun 1945, dia meneruskan mahfuz Al- Qur’ an pada KH. Muntaha di Wonosobo. Tahap ini dia tempuh atas imbauan gurunya di Klaten, KH Sofwan. Tetapi di tahun 1950, KH Mufid kembali ke Krapyak serta menikah dengan gadis KH. Munawir( penjaga Madrasah Krapyak), Hj. Jauharoh. Semenjak dikala itu, KH Mufid tercantum salah satu penjaga Madrasah Al- Munawwir, Krapyak, Yogyakarta. Walaupun begitu, dia sedang senantiasa membaca Al- Qur’ an pada KH Abdul Qadir serta KH Abdullah Affandi. Sebaliknya buat memperdalam ilmu- ilmu keislamannya, dia membaca buku pada KH Ali Terbebas. Di antara lain guru–guru dia merupakan KHAbdul Hamid( Pasuruan), Sayyid Muhammad Ba’ abud( Apes), KH Muntaha( Wanosobo), KH Ali Terbebas( Yogyakarta), Syeikh Muhammad Yasin bin Muhammad Isa( Makkah), serta Sayyid Muhammad bin Sayyid Alwy Al- Hasani Angkatan laut(AL) Maliky Al- Makky( Makkah).

Dengan modal Al- Qur’ an, wawasan keislaman, serta hubungan persahabatan yang akrab dengan tokoh- tokoh Islam itu, KH Mufid berketetapan batin mendirikan madrasah yang sampai saat ini diketahui dengan Pondok Madrasah Sunan Pandananaran( PPSPA). Awal mula, madrasah ini berdiri di atas tanah hadiah seluas 2000 m persegi, dengan satu rumah serta mushalla di atasnya. Dengan cara sah PPSPA berdiri pada 17 Dzulhijjah 1395 H, bersamaan dengan bertepatan pada 20 Desember 1975 Meter. Peresmiannya dicoba oleh Sri Paduka Pakis Alam VIII, dengan disaksikan Bupati Sleman, Drs. Projosuyoto, dan tokoh- tokoh agama serta warga.

Ada impian besar dari warga yang dipikulkan di bahu KH Mufid. Alasannya, PPSPA ditaksir hendak sanggup jadi agen pergantian untuk warga dekat, bagus itu pergantian akhlak atau penguatan kepercayaan. Warga di area candi kala itu sedang belum banyak yang patuh berkeyakinan, walaupun dengan cara resmi mereka merangkul Islam. Nah, salah satu kewajiban berat KH Mufid merupakan ceria warga supaya terus menjadi patuh berkeyakinan. Itu di satu bagian. Demikianlah berartinya sanad ilmu untuk para penekun ilmu- ilmu Islam. Patuh ilmu keislaman apapun, sanadnya hendak bermuara pada paduka Rasul Muhammad Saw. Ilmu perkataan nabi bermuara pada dia, juga begitu dengan ilmu pengertian serta kebatinan.

Ponpes Sunan Pandanaran diketahui selaku pondok takhasus li tahfizdil Qur’ an. Sedangkan itu, KH. Mufid Abang’ ud berlatih Al- Qur’ an pada 3 guru Al- Qur’ an, ialah: awal, KH. Abdul Qodir Munawir al- Hafidz( Krapyak, Yogyakarta); kedua, KH. Muntaha al- Hafidz( Wonosobo, Jawa Tengah); serta ketiga KH. Dimyathi al- Hafidz( Comal, Pemalang, Jawa Tengah). Sanad dari ketiga guru itu menyambung pada KH. Munawir al- Hafidz( Krapak, Yogyakarta).

Selaian melangsungkan pembelajaran non resmi semacam Takhassus Al- Qur’ an, serta perguruan diniyyah, KH. Mufid Abang’ ud pula mendirikan pembelajaran resmi supaya menghasilkan angkatan penerus yang sanggup bersaing dengan kemajuan era. Lembaga- lembaga itu dianataranya merupakan; PAUD Sunan Pandanaran, RA Sunan Pandanaran, MI Sunan pandanaran, MTs Sunan Pandanaran, MA Sunan Pandanaran, STAI Sunan Pandanaran. Seluruh badan itu dibawah lindungan Yayasan Pondok Madrasah Sunan Pandanaran.

Perguruan Tsanawiyah Sunan Pandanaran terletak di dasar lindungan Pondok Madrasah Sunan Pandanaran. Tidak kelewatan bila setelah itu perguruan ini diberi julukan cocok dengan yayasan tempat bernaungnya ialah Sunan Pandanaran( MTs SPA). Perguruan Tsanawiyah Sunan Pandanaran( MTs SPA) terdapat di desa Candi, dusun Sardonoharjo, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, provinsi Wilayah Eksklusif Yogyakarta. Terdapat benar terletak di kaki Gunung Merapi di jalur Kaliurang kilometer 12, 5. Asal usul berdirinya perguruan tidak bisa dilepaskan dari asal usul berdirinya Pondok Madrasah Sunan Pandanaran pada tahun 1975. Sebelas tahun setelah itu( Tahun 1986), dibuat Perguruan Tsanawiyah, persisnya pada 30 Juni 1986. Status Pengakuan MTs SPA terakhir pada tahun 2016 terakreditasi A.

Alat infrastruktur cagak aktivitas pembelajaran resmi ataupun madrasah yang ada di MTs SPA diataranya merupakan: alun- alun sepakbola, alun- alun futsal, alun- alun basket, alun- alun volly, tenis meja, minimarket, makmal IPA, makmal Pc, Langgar serta Musholla, fotocopy, dan lain- lain. Tidak hanya itu, pembelajaran di MTs SPA tidak cuma hingga pembelajaran resmi serta madrasah saja tetapi terdapat pembelajaran pengembangan diri mencakup; pramuka, PBB, Sepakbola, Bola Volly, Basket, Futsal, Kuntau Pencak, PMR, Kaligrafi, Qiro’ ah, Hadrah, Marching Band, English club, Arabic Club.

Perserta ajar MTs SPA bersal dari bermacam wilayah di Indoneisa, keseluruhannya berjumlah 1340 santri atau anak didik yang seluruhnya tinggal di Pondok Madrasah Sunan Pandanaran. Sedangkan itu, aktivitas keimanan di madrasah ialah kegiaatan harus untuk semua santri atau anak didik, diataranya; Membaca Al- Qur’ an, Sholat Jama’ ah 5 durasi serta sunnah, Mujahadah, serta amatan buku kuning.

Program favorit di MTs Sunan Pandanaran merupakan Program Tahfidh Al- Qur’ an yang tertata dalam kurikulum terstruktur. Dengan pendapatan sasaran 30 Bab sepanjang 3 Tahun.